HALOGENALKANA PENGGANTI CFC
CFC
adalah klorofluorokarbon, yaitu senyawa-senyawa yang mengandung atom karbon
dengan klorin dan fluorin terikat padanya. Dua CFC yang umum adalah:
CFC-11
|
CCl3F
|
CFC-12
|
CCl2F2
|
Kegunaan
CFC
CFC
merupakan zat-zat yang tidak mudah terbakar dan tidak terlalu toksik. Dengan
demikian zat ini memiliki banyak kegunaan.
CFC
digunakan sebagai pendingin, bahan bakar untuk aerosol, untuk
menghasilkan plastik busa seperti busa polistirena atau poliuretana yang
memuai, dan sebagai pelarut untuk pembersih keringan dan untuk tujuan-tujuan
pengeringan minyak.
CFC
dapat merusak lapisan ozon.
Penelitian yang membuktikan rusaknya lapisan ozon
oleh CFC pertama kali dikemukakan oleh Molina dan Rowland (1974) dan didukung
pengukuran data lapangan oleh Farman dkk(1984). Pada lapisan atmosfir yang tinggi,
ikatan C-Cl akan terputus menghasilkan radikal-radikal bebas klorin. Radikal-radikal
inilah yang merusak lapisan ozon diatmosfer yang melindungi bumi dari radiasi
sinar matahari
CFC
juga bisa menyebabkan pemanasan global. Satu molekul CFC-11 misalnya, memiliki
potensi pemanasan global sekitar 5000 kali lebih besar ketimbang sebuah molekul
karbon dioksida.
Masalah
pemanasan global dan rusaknya lapisan
ozon yang disebabkan oleh penggunaan CFC membuat para ilmuwan mencari alternatif
penggunaan senyawa lain yang lebih ramah
lingkungan.
Zat
pengganti CFC
Zat-zat
yang digunakan untuk menggantikan CFC ini masih sebagian besar halogenalkana,
walaupun alkana-alkana sederhana seperti butana bisa digunakan untuk beberapa
tujuan (misalnya, sebagai bahan bakar aerosol).
Hidroklorofluorokarbon,
HCFC
Senyawa-senyawa
ini adalah senyawa-senyawa karbon yang mengandung hidrogen serta atom-atom halogen.
Sebagai contoh:
HCFC-22
|
CHClF2
|
Formula ini
bisa ditentukan berdasarkan angka yang terdapat pada namanya persis seperti
penentua formula untuk CFC.
Senyawa-senyawa
ini memiliki masa aktif yang lebih singkat di atmosfir dibanding CFC, dan
banyak diantaranya yang menjadi rusak pada lapisan atmosfir bawah sehingga
tidak bereaksi dengan lapisan ozon. HFC-22 hanya memiliki sekitar seperdua
puluh dari pengaruh CFC biasa terhadap lapisan ozon.
Hidrofluorokarbon,
HFC
Senyawa-senyawa
ini adalah senyawa-senyawa yang hanya mengandung hidrogen dan fluorin yang
terikat pada atom karbon. Sebagai contoh:
HFC-134a
|
CH2F-CF3
|
Karena
HCFC tidak mengandung klorida, maka senyawa-senyawa ini tidak memiliki pengaruh
terhadap lapisan ozon. HFC-134a saat ini banyak digunakan pada pendingin, mengembangkan
plastik yang memuai dan sebagai bahan bakar dalam aerosol.
Hidrokarbon
Senyawa-senyawa
ini juga tidak memiliki pengaruh terhadap lapisan ozon, tetapi memiliki sebuah
kekurangan. Senyawa-senyawa ini sangat mudah terbakar dan terlibat dalam
masalah-masalah lingkungan seperti pembentukan kabut fotokimia.
Sumber:
Ditulis
oleh Jim Clark pada 21-10-2007 http://www.chem-is-try.org diakses pada
tanggal 13 April 2014 jam 5.23 AM.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar