Sabtu, 12 April 2014

TUGAS VI PENEMUAN SENYAWA BARU


HALOGENALKANA  PENGGANTI CFC


CFC adalah klorofluorokarbon, yaitu senyawa-senyawa yang mengandung atom karbon dengan klorin dan fluorin terikat padanya. Dua CFC yang umum adalah:
CFC-11
CCl3F
CFC-12
CCl2F2

Kegunaan CFC
CFC merupakan zat-zat yang tidak mudah terbakar dan tidak terlalu toksik. Dengan demikian zat ini memiliki banyak kegunaan.

CFC digunakan sebagai pendingin, bahan bakar untuk aerosol, untuk menghasilkan plastik busa seperti busa polistirena atau poliuretana yang memuai, dan sebagai pelarut untuk pembersih keringan dan untuk tujuan-tujuan pengeringan minyak.
CFC dapat merusak lapisan ozon. 

Penelitian yang membuktikan rusaknya lapisan ozon oleh CFC pertama kali dikemukakan oleh Molina dan Rowland (1974) dan didukung pengukuran data lapangan oleh Farman dkk(1984). Pada lapisan atmosfir yang tinggi, ikatan C-Cl akan terputus menghasilkan radikal-radikal bebas klorin. Radikal-radikal inilah yang merusak lapisan ozon diatmosfer yang melindungi bumi dari radiasi sinar matahari 

CFC juga bisa menyebabkan pemanasan global. Satu molekul CFC-11 misalnya, memiliki potensi pemanasan global sekitar 5000 kali lebih besar ketimbang sebuah molekul karbon dioksida.

Masalah pemanasan global dan  rusaknya lapisan ozon yang disebabkan oleh penggunaan CFC membuat para ilmuwan mencari alternatif penggunaan senyawa lain  yang lebih ramah lingkungan.

Zat pengganti CFC
Zat-zat yang digunakan untuk menggantikan CFC ini masih sebagian besar halogenalkana, walaupun alkana-alkana sederhana seperti butana bisa digunakan untuk beberapa tujuan (misalnya, sebagai bahan bakar aerosol).

Hidroklorofluorokarbon, HCFC

Senyawa-senyawa ini adalah senyawa-senyawa karbon yang mengandung hidrogen serta atom-atom halogen. Sebagai contoh:

HCFC-22
CHClF2

Formula ini bisa ditentukan berdasarkan angka yang terdapat pada namanya persis seperti penentua formula untuk CFC.

Senyawa-senyawa ini memiliki masa aktif yang lebih singkat di atmosfir dibanding CFC, dan banyak diantaranya yang menjadi rusak pada lapisan atmosfir bawah sehingga tidak bereaksi dengan lapisan ozon. HFC-22 hanya memiliki sekitar seperdua puluh dari pengaruh CFC biasa terhadap lapisan ozon.

Hidrofluorokarbon, HFC

Senyawa-senyawa ini adalah senyawa-senyawa yang hanya mengandung hidrogen dan fluorin yang terikat pada atom karbon. Sebagai contoh:

HFC-134a
CH2F-CF3

Karena HCFC tidak mengandung klorida, maka senyawa-senyawa ini tidak memiliki pengaruh terhadap lapisan ozon. HFC-134a saat ini banyak digunakan pada pendingin, mengembangkan plastik yang memuai dan sebagai bahan bakar dalam aerosol.

Hidrokarbon
Senyawa-senyawa ini juga tidak memiliki pengaruh terhadap lapisan ozon, tetapi memiliki sebuah kekurangan. Senyawa-senyawa ini sangat mudah terbakar dan terlibat dalam masalah-masalah lingkungan seperti pembentukan kabut fotokimia.

Sumber:
Ditulis oleh Jim Clark pada 21-10-2007 http://www.chem-is-try.org diakses pada tanggal 13 April 2014 jam 5.23 AM.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar