Jumat, 11 April 2014

TUGAS V - BIOTEKNOLOGI III

BIOTEKNOLOGI III


NANGKADAK TRANSGENIK LOKAL




www.twmekarsari.blogspot.com


Pada artikel sebelumnya di Bioteknologi I dan II dibahas tentang Bioteknologi, pengertian, manfaat dan dampaknya.Tidak semua produk bioteknologi itu merugikan dan produk dari luar negeri. Indonesia sebagai negara yang beriklim tropis memiliki keanekaragaman hayati yang kaya, baik hewan maupun tumbuhan. Salah satu yang membanggakan adalah karya anak bangsa yang berhasil menemukan varietas baru  hasil dari buah lokal Nangka dan Campedak yang diberi nama Nangkadak dengan memanfaatkan bioteknologi, rekayasa genetika.




www.twmekarsari.blogspot.com

Nama Latin : Artocarpus heterophyllus X Artocarpus integer Nangkadak merupakan spesies baru keluarga nangka hasil persilangan nangka dengan cempedak yang dilakukan oleh tim pemuliaan dari Taman Wisata Mekarsari.
Buah nangka mini dan buah cempedak merupakan 2 jenis spesies tanaman buah yang berbeda namun sama-sama berasal dari FamiliMoraceae. Persilangan kedua spesies ini menghasilkan satu jenis tanaman buah baru yaitu nangkadak. Nangkadak mewarisi sifat-sifat unggul keduanya seperti kulit yang mudah dikupas seperti cempedak dan daging buah kenyal bercita rasa manis seperti nangka mini.

Selain itu jenis tanaman buah ini bersifat genjah, memiliki umur panen yang pendek dan daya adaptasi yang luas dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Nangkadak dihasilkan dari nangka mini sebagai tetua betina dengan serbuk sari cempedak sebagai tetua jantan dan bisa dijumpai di Taman buah Mekarsari, Indonesia


www.inspirasipetani.blogspot.com


Nangkadak  diperbanyak pohonnya dengan sistem sambung susu. Induknya dipilih dari pohon yang baik dengan batang yang kuat. Yang jelas hama penyakit tanamannya tidak banyak. Juga dengan cepatnya berproduksi yaitu 2-3 tahun plus hasil buah yang cukup tinggi . Nama Nangkadak sendiri adalah pemberian dari Menteri Pertanian RI, Dr. Anton Apriyanto. Nangkadak berasal dari gabungan nama Nangka dan Cempedak. Lebih lanjut Reza menjelaskan proses pemberian nama pada buah perkawinan silang. "Buah Nangka kecil yang menjadi betina dan Cempedak menjadi jantan, dan pemberian nama selalu menempatkan nama induk di depan sehingga menjadi Nangkadak," ungkap Reza. 


Perspektif:
Menggabungkan keunggulan sifat-sifat dari nangka mini dan cempedak untuk menghasilkan jenis tanaman baru yang buahnya memiliki nilai ekonomis tinggi.


Keunggulan Inovasi:
  • Memiliki gabungan sifat unggul nangka mini dan cempedak
  • Karakter pohon yang kokoh dan berdaun rindang cocok untuk penghijauan dan konservasi alam
  • Menambah keanekaragaman plasma nutfah di Indonesia
Potensi Aplikasi:
Buah nangkadak dapat dikonsumsi sebagai buah segar maupun digunakan sebagai bahan baku olahan seperti selai, dodol, es krim, dan manisan


 Inovator
Nama : Ir. A. F. Margianasari; Gregori G. Hambali, M.Sc.
Institusi : Taman Buah Mekarsari
Alamat : Jl. Raya Cileungsi-Jonggol Km.3, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat
Status Paten: Dalam Proses Pengajuan
Kesiapan Inovasi: * Prototype
Kerjasama Bisnis: ** Luas
Peringkat Inovasi: ** Sangat Prospektif

Penelitian Nangkadak dimulai tahun 2000 dan pertama kali dipanen tahun 2005. Buah Nangkadak ini memang lebih cepat berbuah dibandingkan dengan Nangka atau Cempedak. Saat berusia 2,5 tahun satu pohon Nangkadak sudah dapat berbuah dari 30 hingga 50 buah. Nangkadak mulai diperkenalkan ke publick bulan Juni 2011 di Tamam Buah Mekarsari, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat

Para tim ahli Mekarsari berharap buah Nangkadak ini cepat dipatenkan agar Indonesia tidak lagi kehilangan buah unggulan yang memakan waktu cukup lama dalam penelitiaannya. "Sayang sekali jika buah asli Indonesia kemudian dibudidayakan di negara tetangga kemudian dipatenkan dan dijual kembali di Indonesia dengan harga mahal. Meskipun saat ini nama latin dari Nangkadak belum ada, kami akan mempertahankan nama lokal Nangkadak agar ciri khas Indonesianya ada agar masyarakat internasional tahu bahwa Indonesia adalah surga bagi pecinta buah-buah tropis," pungkas Kepala Divisi Pengembangan Proyek Khusus, PT Mekar Sari, DR. Moh Reza Tirtawinata.



Sumber:

www. // twmekarsari.blogspot.com//20110/12 di postkan Jum'at 9/12/11
http://www.bic.web.id/login/inovasi-indonesia-unggulan/679-ibu-nangka-ayah-cempedak



Tidak ada komentar:

Posting Komentar